8 Khasiat Susu Kolostrum untuk Kesehatan

Kolostrum adalah cairan susu yang berasal dari kelenjar susu pada manusia, sapi, dan mamalia lainnya diawal kelahiran bayi, sebelum cairan susu yang asli keluar. Kolostrum mengandung protein, karbohidrat, lemak, vitamin, mineral, dan nutrisi lainnya yang dapat memberikan berbagai manfaat yang baik untuk kesehatan. Berikut artikel mengenai manfaat susu kolostrum untuk kesehatan dan efek sampingnya.

Manfaat Susu Kolostrum

Susu kolostrum memiliki warna kekuningan dan kental serta tersedia dalam 24 sampai 48 jam pertama diawal kelahiran, yang dapat memberikan berbagai nutrisi penting untuk sistem kekebalan tubuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolostrum sapi, yang disebut dengan bovine colostrum, memiliki kesamaan dengan kolostrum manusia, sehingga dapat menjadi alternatif yang aman (3).

Manfaat Susu Kolostrum

Berikut 8 manfaat susu kolostrum bagi kesehatan :

1. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Kolostrum memberikan banyak faktor yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh, termasuk imunoglobulin A (IgA), imunoglobulin D (IgD), dan imunoglobulin E (IgE) yang dapat bertindak sebagai antiviral atau antivirus yang alami (1).

2. Mengontrol Metabolisme dan Menjaga Berat Badan

Kolostrum mengandung leptin dan IGF-1, yaitu dua komponen utama yang berfungsi untuk mengatur metabolisme, mengendalikan nafsu makan, dan mengubah lemak menjadi energi yang dapat digunakan. Manfaat susu kolostrum untuk menurunkan berat badan. Jika dikombinasikan dengan menjalani diet dan olahraga yang tepat, kolostrum dapat membantu Anda dalam mengurangi lemak berlebih dan menjaga berat badan yang ideal (1).

3. Baik untuk Perkembangan Otot

Banyak atlet yang menggunakan kolostrum karena kemampuannya yang terbukti dapat membantu membentuk otot. Sebuah studi ilmiah yang diterbitkan dalam Journal Nutrition pada Maret 2001, menunjukkan bahwa kolostrum yang dikombinasikan dengan latihan reguler dapat meningkatkan massa tubuh tanpa lemak pada pria dan wanita (1).

4. Mempercepat Proses Penyembuhan

Susu kolostrum dapat mempercepat proses penyembuhan dan perbaikan jaringan. Oleh karena itu, atlet sering menggunakannya tidak hanya untuk membantu membangun massa otot tanpa lemak, tetapi juga membantu pemulihan setelah menjalani latihan berat dan cidera yang terkait dengan olahraga (1).

5. Meningkatkan Energi

Peningkatan penyerapan nutrisi, metabolisme yang diatur dengan baik, dan peningkatan daya tahan tubuh secara keseluruhan dapat meningkatkan energi dan vitalitas. Terdapat banyak laporan mengenai orang-orang yang menggunakan kolostrum, bahwa orang-orang tersebut merasakan energi fisik yang semakin membaik ketika menggunakannya secara rutin (1).

6. Membantu Meredakan Diare

Susu kolostrum mengandung isolat imunoglobulin yang diyakini dapat mengobati diare yang disebabkan oleh pantogen yang seringkali tidak dapat diobati dengan antibiotik konvensional. Hal ini membuatnya sangat bermanfaat bagi penderita AIDS yang sering menderita diare dan penurunan berat badan sehingga membuatnya rentan terhadap infeksi lainnya (1).

7. Mencegah Alzheimer

Asam amino yang disebut polipeptida, dalam suatu penelitian telah menunjukkan hasil yang efektif dalam pencegahan terhadap penurunan kognitif terkait Alzheimer dan lainnya. Bantuan dari Proline-rich polypeptide (PRP) dapat membantu tubuh dalam mencegah penumpukan beta amyloid, yaitu fragmen protein yang menumpuk dan membentuk plak keras di otak penderita Alzheimer (1).

8. Bersifat Anti Inflamasi atau Anti Peradangan

Kolostrum juga bersifat anti inflamasi dan juga dapat membantu penyembuhan perbaikan jaringan lunak, yang membuatnya dapat menjadi pengobatan yang efektif untuk mengatasi arthritis. Selain itu, Proline-rich polypeptide (PRP) pada kolostrum juga telah terbukti dapat mengurangi rasa sakit dan pembengkakan yang disebabkan oleh berbagai penyakit autoimun (1).

Artikel terkait :


Peringatan dan Efek Samping Kolostrum

Kolostrum dapat menjadi suplemen yang aman dikonsumsi oleh kalangan dewasa, anak-anak, dan bahkan hewan peliharaan. Namun bagi sebagian individu yang memiliki intoteransi laktosa, memiliki kemungkinan akan merasakan ketidaknyamanan ketika mengkonsumsi susu kolostrum dalam dosis yang berlebih (1).

Bagi ibu hamil dan menyusui, belum terdapat informasi yang cukup dan dapat dipercaya mengenai keamanan penggunaan susu kolostrum sapi pada ibu hamil atau menyusui, oleh karena itu menghindari konsumsi kolostrum akan lebih baik untuk tindakan pencegahan. Selain itu, bagi Anda yang alergi terhadap susu sapi atau produk susu lainnya, juga memiliki kemungkinan mengalami alergi terhadap kolostrum sapi (2).


Melalui artikel ini, dapat diketahui bahwa pete atau petai memiliki banyak manfaat, terkhususnya 9 manfaat pete untuk kesehatan yang dibahas kali ini. Semoga dapat bermanfaat untuk menambah pengetahuan Anda dalam menjalani pola hidup yang lebih sehat. Selain itu, baca artikel sebelumnya, yaitu Manfaat Kacang Merahserta kunjungi selalu situs khasiatsehat untuk membaca berbagai artikel informatif lainnya.

Referensi artikel khasiat susu kolostrum untuk kesehatan :

(1) www.bewellbuzz.com/body-buzz/nutrition/colostrum-benefits/

(2) www.webmd.com/vitamins-supplements/ingredientmono-785-bovine%20colostrum.aspx?activeingredientid=785

(3) id.wikipedia.org/wiki/Kolostrum

(4) www.naturalhealth365.com/colostrum-2.html/

(5) image by : grassfood.me

One Comment