14 Khasiat Paprika untuk Kesehatan

Paprika (Capsicum annuum L.) adalah tumbuhan yang memiliki rasa manis dan sedikit pedas dari suku terong-terongan (Solanaceae). Buah paprika berwarna hijau, kuning, merah, atau ungu, buah ini juga sering digunakan sebagai campuran salad. Tanaman paprika umumnya tumbuh setinggi 50 cm – 150 cm. Tanaman ini cocok di berbagai iklim dan dapat tumbuh di berbagai belahan dunia. Untuk budidaya dengan hidroponik, paprika dapat tumbuh mencapai ketinggian 3-4 meter. Berikut artikel mengenai manfaat paprika untuk kesehatan.

14 Manfaat Paprika untuk Kesehatan & Efek Sampingnya dan Efek Sampingnya - Khasiat Sehat

Asal Usul Paprika

Paprika berasal dari Meksiko Selatan. Pada awalnya, para bangsawan melakukan budidaya paprika hanya sebagai tanaman hias sampai akhirnya nilai kuliner paprika diakui. Pada tahun 1560-an, paprika telah mencapai Balkan, kemudian ke Hungaria yang sekarang terkenal karena paprika nya.

Szeged dan Kalocsa merupakan wilayah Hungaria yang paling terkenal sebagai produsen paprika manis. Bahkan di Kalocsa terdapat museum paprika dan setiap bulan Oktober mengadakan acara tahunan yang disebut Festival Paprika.

Tidak sampai pertengahan tahun 1900-an, paprika telah sampai di  Spanyol, Amerika Selatan, wilayah Mediterania, India, dan California. Paprika sering digunakan sebagai pewarna dalam makanan dan terkadang bahan kosmetik dikarenakan kandungan nutrisi dalam paprika.

Manfaat Paprika

Berikut 14 manfaat paprika untuk kesehatan :

1. Kesehatan Kulit

Paprika diperkaya dengan  vitamin, zat besi, dan beta-karoten, yang mencegah terjadinya bintik-bintik pada kulit yang disebabkan oleh faktor usia. Paprika memperbaiki kulit Anda dengan membatasi produksi melanin, yang bertanggung jawab untuk membuat kulit Anda lebih gelap.

2. Anti Penuaan Dini

Seperti telah yang telah disebutkan, paprika kaya  akan beta-karoten yang akan dikonversi menjadi vitamin A dalam tubuh. Vitamin A memainkan peran penting dalam pemeliharaan kulit yang sehat dap, seperti mencegah terjadinya keriput dan membantu kulit menjadi tampak lebih cerah.

3. Mencegah dan Membantu Mengobati Varises

Paprika dapat digunakan untuk pencegahan dan pengobatan spider veins atau yang disebut varises karena memiliki sifat tertentu yang memperkuat pembuluh darah dalam tubuh. Jika Anda memiliki varises di kaki Anda, Anda dapat menggunakan ramuan dari paprika ini secara teratur untuk mengurangi varises dan mencegah pembentukan varises yang baru.

4. Mencegah Rambut Rontok

Paprika merupakan sumber vitamin B6 yang membantu mencegah rambut rontok. Paprika juga mengandung zat besi yang berfungsi memfasilitasi transfer oksigen ke folikel rambut. Hal ini akan merangsang pertumbuhan rambut dengan meningkatkan sirkulasi pada kulit kepala.

[ Baca juga : Manfaat Lada Hitam ]

5. Menjaga Warna Rambut

Vitamin B6 dalam paprika juga berperan dalam produksi melanin, yaitu pigmen yang memberikan warna pada rambut Anda. Akan tetapi, sebelum menggunakan paprika pada kulit kepala Anda, disarankan untuk melakukan patch test di bagian dalam pergelangan tangan Anda untuk menghindari reaksi alergi.

6. Anti-Inflamasi

Paprika memiliki sifat anti-inflamasi yang besar dan sangat bermanfaat bagi orang yang menderita penyakit autoimun dan inflamasi. Hal ini akan membantu mengurangi pembengkakan yang disebabkan oleh arthritis, nyeri di tubuh, dan gejala sejenis lainnya.

7. Memberikan Energi

Paprika merupakan sumber vitamin B6 yang merupakan koenzim. Dengan kata lain, paprika sangat penting untuk mengaktifkan 100 enzim lain untuk menjalankan fungsi mereka dengan sempurna. Mereka memulai reaksi biokimia dalam tubuh yang menciptakan energi, memberikan glukosa sambil menghasilkan neurotransmitter dan hemoglobin.

Paprika juga mengandung zat besi, yang membawa oksigen ke seluruh tubuh dan merupakan komponen dari banyak protein. Protein ini bertanggung jawab untuk penciptaan energi. Paprika merupakan stimulan yang dapat digunakan untuk mengobati kondisi seperti kelelahan, kelesuan, dan depresi.

8. Kesehatan Mata

Vitamin A dalam paprika memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan mata. Paprika mengandung empat karotenoid cryptoxanthin yaitu beta, beta-karoten, lutein, dan zea-xanthin. Vitamin ini digunakan oleh mata untuk mengubah cahaya menjadi visi.

Lutein dan zea-xanthin mengurangi risiko pengembangan degenerasi makula terkait usia dan katarak. Dianjurkan untuk mengkombinasikan paprika dengan sumber lemak seperti minyak zaitun untuk mendapatkan manfaat optimal dari karotenoid.

9. Membantu Melancarkan Pencernaan

Paprika dapat melancarkan pencernaan dengan menormalkan asam dalam perut. Hal tersebut merupakan stimulan yang memfasilitasi pencernaan dengan meningkatkan air liur dan asam dalam perut, sehingga dapat digunakan untuk mengobati gangguan pencernaan.

[ Baca juga : Manfaat Cabai ]

10. Meningkatkan Kualitas Tidur

Vitamin B6 dalam paprika memiliki efek neurologis dan psikologis yang kuat, hal tersebut akan memberikan kontribusi untuk produksi ‘hormon tidur’ melatonin dan membantu mempertahankan siklus tidur yang normal. Selain itu, paprika juga dapat meningkatkan serotonin dan norepinefrin tubuh Anda, sehingga memungkinkan Anda untuk bebas dari stres.

11. Anti-Bakteri

Sebuah protein antibakteri yang ditemukan pada paprika bermanfaat untuk menghambat pertumbuhan bakteri tertentu, seperti Salmonella dan E.coli yang sering ditransfer melalui konsumsi.

12. Mencegah Kudis

Kudis adalah penyakit langka yang ditandai dengan gusi bengkak dan berdarah, gigi lemah, tulang bengkak, napas cepat, sakit kuning, diare, depresi dll. Penyebab utama dari penyakit kudis adalah kekurangan vitamin C. Paprika juga kaya akan vitamin C yang dapat mencegah timbulnya banyak penyakit, termasuk penyakit kudis.

13. Mencegah Anemia

Paprika mengandung zat besi yang terlibat dalam pembentukan sel darah merah. Selain itu, banyaknya kandungan vitamin C dalam paprika juga memungkinkan tubuh untuk menyerap zat besi. Dengan demikian, paprika dapat membantu Anda mencegah anemia.

14. Kesehatan Kardiovaskular

Vitamin C dalam paprika memberikan perlindungan terhadap penyakit kardiovaskular, khususnya serangan jantung dan stroke. Vitamin E yang juga terkandung dalam paprika dapat menjadi antioksidan yang berfungsi mencegah kerusakan akibat radikal bebas dan mengurangi risiko penyakit jantung. Kemudian adanya mineral seperti zt besi, magnesium, kalium, dan fosfor dalam paprika dapat membantu membersihkan darah dan meningkatkan kesehatan jantung.


Efek Samping Mengkonsumsi Paprika

1. Efek samping dari paprika adalah reaksi alergi, terutama pada orang yang sangat sensitif terhadap paprika. Selain itu menurut sebuah penelitian, lateks dari paprika juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan, pilek, dan flu.

2. Dalam kasus yang serius, paprika juga dapat bereaksi buruk dengan obat yang digunakan untuk mengobati penyakit Alzheimer, kanker, antibiotik, pembunuh rasa sakit, dan suplemen makanan sehingga dianjurkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli medis bagi mereka yang sedang dalam pengobatan tertentu.

3. Wanita hamil dan menyusui juga harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter mereka mengenai porsi paprika yang dapat dikonsumsi.


Melalui artikel ini, dapat diketahui bahwa buah paprika memiliki banyak manfaat, terkhususnya manfaat paprika untuk kesehatan. Baca artikel sebelumnya, yaitu Manfaat Kembang Kol serta kunjungi selalu situs khasiatsehat untuk membaca berbagai artikel informatif lainnya.

Referensi artikel khasiat dan manfaat paprika bagi kesehatan :

  • id.wikipedia.org/wiki/Paprika
  • homecooking.about.com/od/foodhistory/a/paprikahistory.htm
  • hubpages.com/food/Benefits-And-Side-Effects-of-Commonly-Used-Natural-Food-Color-Additives
  • www.stylecraze.com/articles/amazing-benefits-of-paprika-for-skin-hair-and-health/